Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Bolehkah mencukur atau mencabut alis mata?


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hukum mewarnakan rambut dengan selain inai. Adakah perlu botakkan kepala?



Ustaz Fathul Bari Mat Jahya
colorful-flowers-pictures-Favim.com-504132 (1)
Soalan: Ada seorang ustaz cakap, siapa yang warnakan rambut dengan selain inai kena botakkan kepala kerana mandi wajib tidak sah. Yang bertanya adalah perempuan, adakah perempuan itu kena botakkan kepalanya?
Jawapan:
Selain daripada inai, pada hari ini pewarna rambut sudah ada banyak. Ada yang berunsur dari unsur yang halal dan ada yang berunsur dari unsur yang haram.
Cuma isunya di sini, adakah sah mandi wajib ini air wajib diratakan pada rambut atau air perlu diratakan pada kepala?
Sah mandi wajib ialah air diratakan di kepala. Buktinya ada di dalam hadis Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam di mana jelas Baginda mengatakan bahawa bagi wanita yang bersanggul atau rambutnya berpintal, dia tidak perlu membuka sanggulnya jika hendak mandi wajib.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

HUKUM SEPUTAR ZHIHAR (Larangan Memanggil Ummi atau Ibu Kepada Istrii

Definisi Zhihar

Secara bahasa Zhihar adalah pecahan dari Zhahrun (punggung). Sedangkan menurut Istilah Zhihar adalah ungkapan suami yang menyerupakan istri dengan punggung ibunya. Seperti ungkapan “Anti kazhahri ummi-Engkau bagiku laksana punggung ibuku”.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hukum menyambut Halloween

Pada 31 Oktober setiap tahun, penduduk di US akan menyambut perayaan yang dikenali sebagai Halloween. Perayaan ini juga dikenali sbg All Saints’ Day. (Saint = St = org yg diisytiharkan oleh gereja kristian sudah mendapat ketakriman melalui kehidupan suci, melalui mukjizat dsb.) Seraca umumnya Halloween juga adalah perayaan yang berasal dari Gereja Kristian. Pada tahun ini, 2008, penduduk US akan menyambut Halloween pada hari Jumaat. Antara tradisi perayaan Halloween ini adalah “trick-or-treating”, “ghost tours”, “bonfires”, “costume parties”, “visiting haunted houses”, “carving Jack-o’-lanterns”, membaca kisah seram dan menonton filem seram.(sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Halloween)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mengganti Nama Setelah Dewasa

Mengganti nama seseorang hukumnya adalah boleh, baik ketika masih kecil atapun setelah dewasa. Apalagi bila nama sebelumnya mengandung penyelisihan terdapat syariat. Maka itu dapat kita temui pada beberapa riwayat bahwa Nabi –shallallahu alaihi wa salam- pernah mengganti sebagian nama sahabat yang buruk atau mengandung tazkiyah (dakwaan suci) terhadap diri sendiri menjadi nama yang lebih baik dan sejalan dengan Syariat meskipun mereka telah dewasa.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

SELAMATAN HARI KE 3, 7, 40, UNTUK ORANG YANG MENINGGAL

tradsisi silamat
Teknis selamatan orang yang meninggal
Dalam realitas sosial, ditemukan adanya tradisi masyarakat jawa, jika ada keluarga yang meninggal, malam harinya banyak sekali para tamu yang bersilaturrahim, baik tetangga dekat maupun jauh. Mereka semua ikut bela sungkawa atas segala yang menimpa, sambil mendoakan orang yang meninggal dan keluarga yang ditinggalkan.
Hahl tersebut berlaku bagi kaum Nahdliyyin sampai pada hari ke-tujuh, sebab disamping bersiap menerima tamu, sanak keluarga, handai tolan, dan kerabat dekat, mereka mengadakan doa bersama melalui bacaan-bacaan kalimat Hayyibah, seperti bacaan Yasin, Tahlil, Tahmid, Istighatsah dan diakhiri dengan membaca doa yang dikirimkan kepada yang sudah meninggal dunia.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PANDANGAN ISLAM TENTANG TRANSGENDER

PANDANGAN ISLAM TENTANG TRANSGENDER

A) Seseorang yang dilahirkan normal dan melakukan operasi ganti kelamin
Seseorang yang dilahirkan dalam kondisi normal dan sempurna organ kelaminnya yaitu penis (laki-laki) dan vagina (perempuan) yang dilengkapi dengan rahim dan ovarium, tidak diperbolehkan bahkan diharamkan oleh syariat Islam untuk melakukan operasi kelamin. Ketetapan haram ini sesuai dengan keputusan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam Musyawarah Nasional II, tepatnya tanggal 1 Juni 1980 tentang Operasi Perubahan/ Penyempurnaan kelamin. Isi fatwa MUI tersebut sebagai berikut:

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS